You've got mail. <$BlogRSDUrl$>
<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d5621222\x26blogName\x3dYou\x27ve+got+mail.\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dSILVER\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://pyro23.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://pyro23.blogspot.com/\x26vt\x3d-1151650229955999858', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script> <script type="text/javascript" src="http://www.makepovertyhistory.org/whiteband_small_right.js"> </script><noscript><a href="http://www.makepovertyhistory.org/"> http://www.makepovertyhistory.org</a></noscript>

Sunday, June 27, 2004

Kamu percaya?

sepenggal percakapan...
A: aku sayang kamu
B: iya? ah, nggak mungkin deh kayanya
A: aku nggak bisa buktiin, tapi aku jujur
B: kamu cuma sayang aku?
A: percaya aku. cuma kamu. kamu percaya aku kan?
B: ... mmm, iya. aku percaya

sepotong dialog...
C: dia gandengan orang
B: masa? boong loe
C: gue liat sendiri. masa gue boong ama loe? loe kan best fren gue
B: aih. gue nggak nyangka. tega banget
C: putusin aja. dia emang brengsek
B: oke. gue akan putusin dia

Percakapan di atas familiar? Yang pertama? Kedua? Dua-duanya? Pengalaman pribadi? Sebenarnya siapa yang benar? Siapa yang bohong? Siapa yang lebih ingin kita percaya?

Di percakapan pertama terlihat sang A mencoba meyakinkan kalau dia satu-satunya, dia hanya sayang B. Rata-rata orang yang membaca penggalan pertama akan berpikir, itu pasti cowok lagi ngerayu ceweknya. Jangan salah. Peran itu bisa diambil siapa saja. Saya pernah menjadi si A, mencoba meyakinkan seorang B bahwa dia satu-satunya. Cara berbicaranya memang sungguh manis dan memikat, tapi apa berarti dia bohong? Gombal? Buaya?

Percakapan kedua antara si B yang sama dengan "best fren"-nya. Best fren memberi kabar soal A, dan B percaya, dengan sebuah kaliamt simple tapi maut: "loe kan best fren gue". Seringkali kita percaya bahwa teman kita pasti mengatakan yang sebenarnya. Teman kita ada untuk menjaga kita dari belakang. Dia pasti jujur. Dia best fren kita. Tapi mungkinkah sang "best fren" itu ternyata bohong? C menginginkan A, dan membual bahwa A menyeleweng. Mengapa B begitu cepat percaya?

Kita bisa bilang bahwa B begitu lemah. Dia adalah orang yang tidak punya pendirian dan mudah percaya kata orang. Sekarang lihat ke dalam diri kalian sendiri dan pikir, berapa kali kalian sudah jatuh dalam posisi yang sama. Kalian bisa bilang kalau kalian tidak mudah percaya orang, tidak mudah jatuh dalam rayuan gombal seorang A, tidak mudah percaya pada bisikan jahat seorang C, bahwa kita mengenal pasangan kita, kawan kita, diri kita sendiri. Iya kah?

Apa yang membuat kita percaya pada seseorang? Omongannya? Pembawaannya? Hubungan kita dengan dia? Apa yang membuat kita begitu rela membuka diri di hadapan seseorang dan membiarkan dia membaca seluruh hidup kita? Secara tidak langsung, dengan membuka diri kita kita membiarkan orang masuk dan ikut ambil kontrol dalam hidup kita. Sedahsyat itulah arti sebuah kepercayaan. Kita rela memberi kontrol kedua pada seseorang yang lain, dan harga sebuah kepercayaan itu sungguh mahal. Harganya adalah sebuah hati, sebuah perasaan.

Kepercayaan itu sesuatu yang frail. Rapuh. Mudah retak, mudah pecah, mudah hilang. Sama seperti hati. Dan sekali kepercayaan itu rusak, susah untuk memperbaiki kembali. Seperti sebuah pajangan kristal, kepercayaan itu sesuatu yang indah dan mahal harganya. Kepercayaan itu harus dijaga sebaik-baiknya oleh semua pihak, karena kepercayaan mengontrol hubungan sosial kita.

Dalam buku 7 habits, kepercayaan dianggap seperti sebuah bank account. Setiap kali kita berbuat sesuatu yang positif atau menepati sebuah janji, kita menambah input account kepercayaan itu. Setiap kali kita membatalkan sebuah janji atau berbuat sesuatu yang negatif, kita menarik sejumlah dari account tersebut. Sayangnya, kita lebih sering menarik daripada memasukkan kepercayaan dalam account kita, dan akhirnya account itu overdrawn, dan kita kehilangan kepercayaan orang.

Jadi, apa dan siapa yang akan kita percaya? Seorang antisosial pesimis menganggap dia tidak akan percaya pada siapapun kecuali dirinya sendiri, tapi dia memiliki pembantu, dia memiliki sopir, dia memiliki bawahan, mempercayakan uangnya pada bank, dan seterusnya. Masih menganggap diri antisosial?

Kepercayaan itu indah. Percaya pada seseorang membutuhkan keberanian yang besar, baik kita sadari maupun tidak. Jadi berbangga hatilah kalau kalian mempercayai seseorang. Dibohongi memang sakit, diingkari memang pedih, tapi ingat, kita juga pernah berada di posisi yang menyakiti. Kita seringkali menarik begitu banyak dari deposito kepercayaan orang tanpa memasukkan lebih banyak lagi. Jaga kepercayaan orang padamu, karena mereka telah berbaik hati membuka diri dan memberimu kontrol atas hati mereka. Gunakan itu dengan baik. With great strength comes great responsibilities (Spiderman 1).

Percaya?

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Friday, June 25, 2004

And it's all over now

Akhirnya exams gue resmi selesai tadi jam 11:11 am WABE (waktu australia barat euy). Exam terakhir gue French, dan gue sukses sodara". Special thanks buat Reykjavic yang udah bantuin gue belajar and ngasih contoh soal yang banyak banget itu. Ngebantu banget. Makasih ya. Makasih juga buat semua yang udah nyemangatin gue dan jadi cheerleader gue, especially buat Dia yang nyemangatin gue suruh belajar terus tapi jangan lupa istirahat, dan juga buat my bro YoS yang nggak bosen"nya pick me up and bantu gue carry on pas gue putus asa. Thanks juga for all the wake up calls tiap pagi. Nelpon dari hape ke hape dari indo ke perth itu mahal banget. I so appreciate it and I'm sorry I caused so much trouble. Love you guys lots.

Pas gue keluar dari ruang ujian gue harus tahan diri banget untung nggak loncat" naek turun terus mooning (baca: nunjukkin pantat) ke orang" yang lewat. Kayanya tuh beban bener" lepas dari pundak gue. Pindah ke mana gue nggak tau dan nggak peduli, yang penting sekarang ini gue bebas dari kewajiban untuk menghafal. Gue jalan dari ruang ujian ke bus stop kan lewatin underpass (baca: terowongan penyeberangan), terus gue liat kanan kiri depan belakang, terus gue lepasin semua kegembiraan gue. HUWAAAAAAAAAAAA....!!!!!!! sambil loncat". Gue kelar gue kelar GUE KELAAAAAR!!!! Amin.

Gue pulang dari exam langsung ke mall beli telor sama shampo yang udah abis. Mampir dulu di tempat makan terus makan terriyaki beef yang enak banget. Di depan tempat makan ada Liquor Land-nya Coles. Mikir" malem ini celebrate pake apa. Akhirnya gue mutusin masuk dan liat". Rencananya sih mau beli Mudslide vodka rasa coklat, terus tiba" ada botol indah yang nangkep mata gue. Baileys Glide. Apaan nih? gue pikir. Gue ambil terus gue amat"i. Hmm... "The delicious flavours of Baileys Irish Cream and Vanilla, blended for a longer, lighter experience". Gue tertarik, terus liat harga. Baileys kan biasanya mahalnya ajubilebujubunengkantongguebisajebolsetengahmatieuy. Ternyata, harganya standar sama botol" yang lain. Yak sodara" akhirnya gue beli. Satu masalah nongol: gue nggak punya kartu identitas. Mana yang jaga tuh ibu" lagi. Biasanya kalo ibu" suka rese. Ya udah akhirnya dengan narik napas panjang dan nyebut nama nyokap gue lima kali (biasanya berhasil, semacam mantra), gue maju ke counter. Bener, gue dimintain ID. Gue bilang gue ada student card. Dia bilang asal ada foto dan tanggal lahir semua beres. Sambil cengengesan gue keluarin kartu pelajar yang gue tau nggak ada tanggal lahirnya. Dia bilang tapi nggak ada tanggal lahir. Gue bilang iya tapi gue ** kok. Dia liat gue, liat foto, liat gue, terus dia bilang ya udah. Gue menjulurkan lidah... errmm... tersenyum manis tanda terima kasih. Terus keluar dengan senyum manis dan wajah bersinar-sinar. Segampang itu buat dapetin alkohol ya. Yah, mudah"an nggak disalahgunakan sama orang laen.

Pulang dari mall gue tepar. Senang itu memakan tenaga juga lho, apalagi kalo sepanjang jalan dari kampus sampe mall sampe rumah elo senyum terus kaya kuda nggak tau diri. Gigi gue agak kering sih kayanya. Hmmm...

Tadi gue baru pulang ngafe sama temen" gue. Kita itu kalo udah ngumpul dunia milik kita ber...dua belasan... dan orang laen ngontrak. Tadi ngobrol ngalor ngidul dari soal commerce Curtin yang nggak ada masa depan (maap ya kalo ada yang tersinggung. itu bukan omongan gue loh), sampe ke kedokteran sampe ke mayat sampe ke sumanto sampe ke kecelakaan" mengerikan sampe akhirnya yang punya kafe udah bosen ngeliatin kita nggak pegi" dan lampu tempat kita nangkring dimatikan! Betul sodara". Dia nggak punya nyali buat ngusir jadi lampu dimatiin. Mengusir secara halus. Ya udah kita berbondong" pulang.

Sampe rumah nggak tau mau ngapain soalnya gue udah tidur siang tadi. Buka komputer cek siapa aja yang online sambil minum Baileys Glide yang enaknya mak ampuuuuun awh awh, siapa tau "dia" online kan gue kangen, biarpun tadi udah nelpon dia lama banget seneng banget deh denger suara dia. Selamat ujian ya. Jangan mikirin aku terus. Nanti kamu nggak konsen. Sori ya tadi temen"ku ribut banget. Bukan maksudku punya teman" yang gila. Tapi mereka baek kok. Mudah"an nanti kamu bisa kenalan sama mereka. Lha kok jadi message?

Ya sudah. Udah panjang banget. Ngebosenin deh. Hehehe... Maap saya emang ngebosenin. Ini hidup saya, dan saya enjoy" aja kok. Tapi jangan mau jalanin hidup saya, soalnya hidup kalian seru kok. The grass is greener on the other side, but under the grass is mud. Peace out!

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Wednesday, June 23, 2004

Pyro's words of wisdom
These are the things we neglect to tell ourselves every single day. I made them up by the way. Hehehe...

- there are fragments of yourself inside everyone. that's why people fall in love more than once -

- never wait for the right time. you'll never do it -

- speak when you need, and shut up and listen the remaining time -

- live it up! but think it over -

- easier said than done, but what have you got to lose? -

- don't say "i love you", show that you do -

- i need to get my priorities straight -

- weird is eccentric, in a funny way -

- ask the right questions at the right time to the right people -

- fight the current. never go with the flow -

- know when to stop, and when to continue. hence, you'll get there faster -

- beware of he/she who kisses with their eyes open. they are not being sincere -

- pay attention! or pay the price -

- when all else fails, ask for help -

- you are the source of all your problems. blame no one -

- YOU KNOW I'M RIGHT!!! -

Hehehe... tell them to yourself and everyone else everyday. They'll get bored and leave you alone. Hehehe... Feel free to take one or more if you feel they can help you go through your days. They are actually pretty stupid, but true. Post them on your wall in your diary or on your blog. I don't really mind. Just give me a little credit for it. Hehehe... oh yeah guess what. I'M BAAAAACK! Gyhahahahahah...

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Monday, June 21, 2004

Seribu wajah

Kenapa aku harus berbeda? Kenapa aku harus menggunakan begitu banyak topeng kemunafikan? Kenapa mereka percaya?

Beda itu indah ... beda itu indah ... tulis berulang dan patri di jiwa. Tapi mengapa aku begitu ingin sama? Ingin bisa berleha-leha seperti dia. Ingin lupakan dunia seperti mereka. Ingin habiskan waktu tanpa beban. Ingin selalu tersenyum. Ingin mudah uraikan air mata.

Ingin egois. Ini mauku. Semua orang harus ikuti perkataanku karena aku tahu orang selalu menuruti perintahku. Bila tidak, aku akan duduk disini dan melipat wajah seribu kali hingga mauku kau ikuti. Aku ingin egois.

Aku ingin berpura-pura dewasa. Lihat, aku bisa membaca pikiranmu. Aku tahu semua gelagatmu karena aku lebih bijak darimu. Notabene kau akan menuruti aku. Aku bekerja di belakang, tapi kau tahu aku ingin tampil di depan semua orang.

Aku ingin menjadi sang pusat perhatian. Lihat aku berjalan di depan. Aku tahu arah dan aku paham medan. Aku pemimpin yang sempurna. Semua kata-kataku bermakna, dan semua omonganku benar. Semua mencari aku bila butuh bantuan, dan aku akan berpura-pura lelah tapi bersedia, karena aku baik dan rela berkorban.

Aku ingin jadi teman yang sempurna. Menyapamu dengan senyum lebar dan mata penuh perhatian. Aku ingin merayumu dengan seribu janji persahabatan semu, dan meninggalkanmu saat tahu ternyata kita tidak sama. Semua pria/wanita menyukaiku, karena aku membuat mereka merasa satu-satunya di dunia, lalu kucampakkan rasa mereka. Biarkan mereka mengikuti jejakku kemana saja, dengan wajah memohon dan menjilat tanah bekas pijakanku. Aku ingin seperti buaya.

Aku ingin jadi anak baik. Aku ingin jadi pemberontak. Aku ingin mencintai. Aku ingin dibenci. Aku ingin kaya, seperti mereka. Aku ingin lari dari dunia nyata, karena aku tak sama seperti mereka.

Aku adalah aku, yang berkata seperlunya. Aku tahu kapan menggunakan topeng yang mana di depan siapa saja. Aku tahu siapa kamu, atau paling tidak corak semu topeng kacamu. Begitu mudah menebak gerak-gerikmu, dan memutarmu melakukan segala kehendakku. Aku tahu semua itu karena duniaku berbeda. Hidupku berbeda, jalan pikiranku aneh dan berbahaya. Jangan ikuti jejak langkahku, karena wajahku tak pernah sama. Akulah dinamika. Jangan coba mengerti aku, karena kau akan kuhadapkan dengan topengku yang lain, saat diriku yang asli lari bersembunyi. Kau tak pernah melihat diriku yang asli, karena aku bukan mereka, dan kita tidak sama. Lupakan aku, dan hapus jejakku, karena aku realita. Aku dunia. Aku bukan mereka.

pyro
3:10 pm
20/06/2004
chamber of secrets, realm of lies

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Thursday, June 17, 2004

Huff... lelah juga ya

Hmm.. so far 3 exams down, 2 more to go. Senen ini foundations of medical chemistry (aka fuckations of medical cockistry. Gue ngga ngerti apah". Terima kasih.

Pertama kali exams di uni neh. Ngeri juga. But I can't help feeling de-ja-vous-ed (bikin kata sendiri). Kursi" yg ditata rapi di belakang meja" yg berbaris indah di ruangan besar dengan kertas" ujian di atasnya. Bring back any bad memories? Yeah. SD, SMP, SMA, sekarang kuliah gini juga. Payah.

Seperti yg kalian bisa liat sekarang otak gue udah drained banget. Gue ngga tau mau nulis apa. Ini nulis juga for the sake of menyenangkan Sista ama Inex dll yg nyuruh" gue apdet terus. Huhuhu.. mohon maaf sayang. Saya sedang lelah. Jadi.. ya gitu deh. Hehehe...

Di sela" kesibukan yg ngga jelas juntrungannya, gue paling buka" frenster (funk_house02@hotmail.com) atau ngga cetting (funk_house02@hotmail.com, sand_1302@yahoo.com). Iseng" juga maen" kuis" ngga jelas (contohnya ini. Lumayan akurat juga).

Well anyway, back to studying. Thanks for all your prayers. I appreciate it. Khusus buat Reykjavic, katanya kan elo mau bantuin gue french ya? Well add msn ato yahoo id gue di atas and maybe if we're lucky kita bisa ketemuan and loe bisa bantu gue okay? Sip dah. Ciao...

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Wednesday, June 02, 2004

So little time, so much to do...

Gue udah bilang kan gue mau vakum? Well, janji deh abis ini gue vakum. Cuma sekarang ini gue lagi gatel banget mau nulis. Abis lagi bosen.

Lokasi: Reid Library UWA, CygNET terminals, computer K-HSS
Waktu: 6.25 pm WABE (waktu australia barat euy...)
Status: Bosan dan pusing

Gue lagi break abis ngeliatin kira" 60 gambar sel tubuh manusia yg warna/i dari pink ungu merah biru hijau kuning coklat hitam putih sampe abu", dan sekarang kepala gue pusing dan mata gue ngga fokus. Jadi kalo sodara" sekarang tengah membaca dan ada ketikan" yg salah alias typo" yg ngga jelas, silahkan salahin sel" sialan itu. Mereka yg bikin gue celeng. Kalo jayus, itu salahin gue. Emang pada dasarnya gue gokil (whatever gokil means to you).

Gue mulai tanggal 12 udah final exams (baca: UAS - ujian akhir sialan), dan masih ada kira" 2 tugas lagi yg belon selesai. Tugas yg mencakup sel" ini hrs dikumpul melalui e-mail (saaahhh... canggih ya? coba kalo nyasar... *gigit jari ampe putus*) ke dosen gue yg sungguh baik hati memberi tugas kaya gini di akhir semester *maenin piso lipet*. Tugas 1 lagi sebenernya bukan tugas. Itu sebenernya kuis. Bingung gue kenapa disebut kuis. Kuis itu kan kalo elo masuk tipi terus ada sonny tulung nanya" loe hal aneh" menurut survei terus kalo menang loe dapet hadiah kalo ngga yg penting nampang di tipi. Iya kan? Well...ini namanya kuis juga. Kalo menang hadiahnya semester 2, kalo kalah silakan keluar dari keanggotaan fakultas kedokteran UWA, terima kasih sudah mengikuti acara kami, maaf uang tidak kembali dan malu tanggung sendiri. Ngga masuk tipi lagi...

Masih musti perpanjang paspor. Berhubung akte lahir udah nyampe kemaren, jadi sekarang tinggal bikin 4 (empat) foto background merah baju putih dan tidak boleh senyum. Kenapa ngga boleh senyum? Nanti kameranya hancur, atau kalo kamera survives senyuman maut gue, retina orang yg liat kebakar. Itu dahsyatnya senyuman gue. Ngga jauh beda ama Medusa.

Gue masih ada kira" 20an pertanyaan lagi yg musi gue jawab di tugas sel" ini, dan 1 jam lagi temen gue mau jemput gue disini soalnya entar ada latihan nyanyi buat hari jumat, dimana gue ada "kuis" dan notabene gue harus belajar sekuat samson dalam waktu yg segera dan sesingkat"nya, atas nama anak" terlantar sedunia, pyro23.

Dua hari lalu nyokap gue telpon. ***, entar kalo ada yg mau balik ke ostrali *** mau dibawain apa? *penulis mikir* Mmm...bawain roa (makanan menado yummm *ngiler*), minyak kayu putih (penulis ini maniak minyak kayu putih, dan sekarang tinggal satu botol...tidaaaaak!), ama beha yg banyak. Yak sodara" memang benar anda tidak salah lihat gue emang make beha. Jadi jelas ya kalo gue cewek! Masih banyak yg ngga tau kalo gue cewek ternyata... Well back to da topic at hand, nyokap nanya. Emang beha" kamu kenapa? Udah pada sobek" ngga jelas soalnya makenya rada barbar (tolong jangan bayangin yg ngga" ya...). Lagian gue udah rada males make beha" yg sekarang. Dada gue bosen (lho?). Eniwei ibu berjanji hendak memberikan hal" tersebut di atas beserta beha exxxtra ketat berhubung gue pengen ngecilin dada. Tolong yg merasa memiliki gue jangan protes. Hehehe...

*menghela napas panjang...capek ngetik*

Kerja di counter makanan food court itu enak juga. Loe bisa ketemu berbagai macam hewan dan tumbuhan...eerrmm....maksud gue orang... *garuk pala*. Kebanyakan udah tau mau makan apa terus tinggal pesen, tapi ada aja yg rese ngga tau diri minta ditabok pake panci anget" asoy bekas goreng kwetiauw. Contoh:
Pelanggan Rese (singkat PeRe`): Permisi ini apa? *nunjuk potongan" ayam segede kaki dinosaurus*.
Gue: Itu ayam *tampang sabar dan masih senyum*
PeRe`: Hmm... *jalan ke tempat laen*
Gue: *ikutin terus...*
PeRe`: Kalo mesen ini dapet ayam berapa? *nunjuk daftar makanan*
Gue: Kalo 1 daging dpt 2 kalo 2 ato 3 daging dapet 1 aja
PeRe`: Harganya sama?
Gue: *nunjuk ke papan harga sembari pamer ketek* Harganya semua di situ.
PeRe`: Ooo...
Terus dia ngeloyor pegi ke counter lain meninggalkan gue yg maki" dalam hati sambil remes" celemek
(*semua ini terjadi dalam bahasa inggris)

Itu sih masih mending. Belon lagi orang yg dateng terus sok hebat pengen minta ini itu padahal dia ngga tau sebenernya dia mau apa, terus tiba" batal. Minta mampus! Untung dalam situasi" seperti itu bos gue beraksi dan antara layanin dia dengan setengah hati atau ngga ya ngomel"in dia. Bos gue memang hebat *tatapan kagum mata bersinar sinar*

Udahan ah jayusnya. Parah banget. Sekarang gue bener" vakum deh. Janjiiiii... *jari membentuk V tebalik...south side!* See ya lata losers! :p

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

This page is powered by Blogger. Isn't yours?