You've got mail. <$BlogRSDUrl$>
<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d5621222\x26blogName\x3dYou\x27ve+got+mail.\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dSILVER\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://pyro23.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://pyro23.blogspot.com/\x26vt\x3d-1151650229955999858', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script> <script type="text/javascript" src="http://www.makepovertyhistory.org/whiteband_small_right.js"> </script><noscript><a href="http://www.makepovertyhistory.org/"> http://www.makepovertyhistory.org</a></noscript>

Tuesday, September 27, 2005

It's Like...

it's like waking up with your eyes closed, wondering what time it is and why you woke up
it's like watching a movie with the sound turned off
it's like sucking marrow out of a chicken bone, savouring the taste of blood
it's like seeing something you know you will never see again the rest of your life
it's like crying yourself to sleep, knowing you will wake up with swollen eyes and a puffy face
it's like being excited and afraid for something you've never imagined
it's like breaking the perfect surface of newly opened peanut butter
it's like looking at a beautiful girl, and wondering if she would
it's like biting your lips, wincing when you've bitten too deep
it's like the warmth of skin against skin, yours on someone else's
it's like a firm handshake and a reassuring smile
it's like imagining a monster under your bed, breathing hard and shallow
it's like waiting for an sms that never came
it's like hoping for a call when the phone never rang
it's like orgasm, for the first time in your life
it's like smiling so wide you feel your face would break apart
it's like being jealous, when you swear you're not
it's like taking a picture of stars at night
it's like saying you believe in aliens and God
it's like being buried in snow and dying of the chill, but not wanting to come out
it's like slitting your wrist, feeling the blood flow out, draining you of life
it's like hot chocolate and marshmallows in front of a fireplace
it's like a hug when you need it most
it's like a nervous first kiss, not your best, but unforgettable
it's like an exotic dance
it's like falling in love with you
i swear i'm not.

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com
Untukmu

bahasamu sakitkanku, kawan
angin dan hujan pun katakan yg sama
mataku perih pedih, kawan
hatiku ikut menangis

aku ingin kau bahagia, teman
tak mau pandang lara disana
cobalah kamu senang, teman
hentikan hatiku teriris

apakah kini aku harus menghilang?
tinggalkan kamu kedua kalinya?
entah mengapa tawamu palsu bagiku
senyummu tak terpancar dari mata
hanya sakit disana
salahku, aku tahu

aku tak mau jalani itu lagi
bukan itu arah kita
tapi tak kuharapkan perpisahan
memang tak begitu seharusnya

PS: I see what I see and I know what I know. Your words lie but I know you better.




Ini khusus buat cta:
ini boleh dicoba. bisa dilakukan sendiri di rumah. tp jgn lupa ajak org lain buat bangunin kamuw ya.
1. tekan pembuluh jugular di leher kamuw. itu yg biasa dipake org di film2 buat cek org masih idup ato udah ko'it.
2. tekan yg kiri dan yg kanan, ga usah terlalu kenceng yg penting keteken.
3. bila mulai berkunang2, itu normal. teruskan menekan. kalo udah lemes boleh minta org laen bantu tekan.
4. off to la la land.
5. show off sama semua org bahawa sita sudah pernah pingsan! self-inflicted pingsan!!
selamat menikmati.

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Wednesday, September 21, 2005

Things

i've abused the alphabet. i should go to jail. but this is really all i do with my life. talk about my life. i. am. an. open. book. read me carefully. read me over and over. you find new things as you go along. things of interest, things of complete unimportance, just things. my life is cluttered with things strewn around my room. it's messy and surely beetlejuice would approve, but i find things easily. most times they're not the things i want to find, but i stumble upon them anyway. i've tried burying them in my closet of neverending unwanted things, but they tend to find their way out of it and lie around where i'm sure to step on them. how amusing. i've abused the alphabet. oh, i forgot a few letters. Q. X. Z. there we go. the whole alphabet.

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Friday, September 16, 2005

Lari

Saya lihat mereka, ayah ibu saya. Kami bahagia. Saya punya panggilan kecil. Kami melakukan banyak hal bersama.

Satu hari, entah kenapa, saya marah besar. Mereka coba tenangkan saya tapi saya tidak mau dengar. Saya kabur, hilang begitu lama.

Lalu saya kembali, karena saya tersesat. Saya takut. Saya ingin kembali pada orang tua saya. Sampai dirumah, tapi mereka tidak ada. Saya masuk ke kamar dan berbaring di tempat tidur. Dan saya menunggu mereka. Mengharap mereka pulang. Rasanya berbulan mereka pergi, dan pandangan saya mulai pudar. Tangan kanan saya tergantung lemah di pinggir tempat tidur. Kemudian pintu kamar saya terbuka, dan ayah masuk, memanggil nama saya. Tapi dia bukan ayah, dan ibu bukan ibu.

Semuanya berubah. Saya menjadi gelap, dan mereka selalu terlihat sedih dan bermasalah. Saya lebih sering diam dan mengamati. Mereka berusaha keras mengembalikan situasi seperti biasanya lagi. Tapi saya selalu dalam kamar, melakukan hal" saya sendiri. Saya menutup diri dan menjauh dari mereka. Saya melihat mereka berubah. Wajah bahagia ibu seperti siap hilang kapan saja, dan topeng tersenyum ayah seperti akan retak, pecah berkeping-keping, menunjukkan wajah yg sebenarnya.

Saya meyakinkan diri bahwa saya waras. Tapi sendiri begitu lama, tidakkah buat seseorang gila? Saya berusaha menekan emosi saya, tapi terkadang saat menyetir saya ingin menabrak orang, dan entah kenapa saya sering tertawa sendiri. Itu tanda" orang gila. Tapi saya tidak mau gila. Saya waras. Saya mau waras saja. Lalu memori itu kembali.

Seperti menonton dari kejauhan. Saya lihat saya yg berbeda, dan ayah ibu saya, dalam kamar. Saya berulang ulang menyatakan bahwa kita ini keluarga bahagia. Saya lihat ayah dan ibu. Bukan topeng yg mereka kenakan, tapi ekspresi senang dan damai, jauh dari apa yg ada sekarang. Saya menyesal. Saya ingin kembali seperti dulu lagi. Saya malu pada mereka. Dan saya mulai berusaha.

Saya tunjukkan hobi saya. Ternyata saya suka dark arts dan sebangsanya. Tapi saya lihat gergaji itu, pisau besar itu, dan entah apa alat itu, dan saya takut. Hobi saya menakutkan. Lalu saya kembalikan ke dalam kamar. Tidak pernah saya sentuh lagi. Saya ikut makan malam bersama. Saya ceritakan hal" lucu dan cerita" baru, tapi cerita"nya selalu berakhir sedih. Tentang keluarga bahagia yg ditinggalkan seorang anak. Dan anak itu menjadi gila.

Pada suatu hari ayah, ibu dan saya sedang di kamar mereka. Mereka hendak melakukan sesuatu bersama, dan ingin saya ada bersama mereka. Saya menolak. Saya takut. Saya tidak suka apa yg akan mereka perbuat. Lalu saya lari keluar dan masuk ke kamar, mengambil kunci pintu rumah Saya ingin keluar dari rumah itu. Saya hanya ingin udara segar, jauh dari orang tua saya. Mereka berubah, dan mereka menakutkan. Saya bisa dengar ayah dan ibu bertengkar di atas. Saya dengar raungan ayah. Saya dengar jelas teriakannya. Lari terus! Selalu begitu! Dan saya dengar langkah" ayah mengejar saya.

Saya berlari turun tangga, tapi sepertinya tangga itu lebih tinggi dan lebih jauh dari biasanya. Sampai dibawah, saya lihat ayah dan ibu. Masing" membawa koper dan tas" besar, memasukkannya ke dalam mobil. Ayah menatap saya dari jauh. Saya berteriak memanggil mereka, tapi angin diluar begitu ribut. Saya tanya mau kemana, saya ikut. Dan ayah bilang, mau pergi saja. Jauh dari kamu. Dan kamu tidak boleh ikut. Dulu kamu yg pergi, dan sekarang giliran kami. Ibu tidak sekalipun menatap saya. Saya jatuh berlutut di teras. Saya ingat kata" terakhir saya.

"Tapi aku sayang mama sama papa..."

Dan mereka mengabur dari pandangan saya.

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Wednesday, September 14, 2005

White
























































Saya kosong lagi... Mohon diisi ulang.




lonely...

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Saturday, September 10, 2005

Why do you love me?

Hey!
hey

I missed you so much.
yeah, me too

How was ur day?
okay

Oh.... u ok?
um... can i ask u sumthin?

Sure. What is it?
...
..
why do u love me?

...
u have to answer this. i have to know. i need this

I just do. I love u just because.
oh... cuma itu...

Hhh... I like being here, with u. It feels comfortable. It feels warm...
until u find somewhere else better

No! Jangan pernah ngmg gitu. I know I don't seem like the best person but I do try.
* :) * it's ok. i know. but if u do find somewhere better, tell me

Do u want me to stay? Atau pergi sekarang?
i like having u here. i love u. i just don't understand why

Then stop. If u want me to stay, hold me. Don't show me the door and expect me to leave any time. I want to stay.
okay. sorry. i just don't understand why

You don't have to. I just do.






aku mau tanya satu hal padamu
kamu harus jujur
jangan bohongi aku
ini penting
aku harus tahu

aku bukan orang penting
bukan anak pejabat
orangtuaku sederhana
dan mereka tidak kaya
mobil pun kami tidak punya
kenapa kau pilih aku?

aku tidak punya banyak medali
tidak pernah menang penghargaan apa"
prestasiku biasa" saja
aku bukan yg terpintar dalam kelasku
terbodoh mungkin
kenapa kau pilih aku?

aku tidak berparas seperti artis" itu
badanku tidak bagus seperti model
aku tidak lincah seperti atlit"
aku tidak cerdas dan berIQ tinggi
kenapa kau pilih aku?

aku tidak pintar bicara
sedapat mungkin aku usahakan selalu diam
aku tidak mudah bergaul
temanku tidak banyak
dan pernah aku menjauhimu
kenapa kau pilih aku?

aku tidak lebih
banyak orang lain yg bisa kamu pilih
banyak orang lain yg memilih kamu
kenapa kau pilih aku?

jawab satu hal itu
jangan bohongi aku
ini penting
aku harus tahu
kenapa kau pilih aku?

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Wednesday, September 07, 2005

Damai

Wajahnya kusut dan pucat. Dia berjalan terseok, masuk ke rumah kecil yg disewanya bersama tiga orang teman. Di luar hujan deras. T-Shirt putih polos menempel ke badannya yg menggigil kedinginan. Di ruang tamu ada yg sedang makan. Dia berjalan pelan, kepala tertunduk.

"Woi! Gila! Darimana aja lu? Ngapain lu diluar ujan"an? Mandi ye?!"

Dia hanya mengangguk dan melambai. Berjalan terus ke kamar.

"Nyet! Tampang lu idiot abis. Kok lu baru pulang sekarang sih? Lu bilang mo nganterin gue ke rumah Vivi."

Dia mengangkat bahu.

"Motor lu gue bawa yah! Ntar lagi tapi. Masih ujan banget."

Dia terus melangkah ke arah kamarnya seolah tidak mendengar. Masuk ke dalam dan mengunci pintu.

pada suatu hari aku akan pergi dari sini
jauh dari teriakan orang" yg tidak mengerti
aku akan temukan tempat yg baru
dimana tidak ada yg mengenal aku
disana aku akan bebas
menjadi orang yg berbeda dari sekarang
aku akan punya teman" baru
tinggal di lingkungan baru
disana tidak akan ada yg peduli siapa aku dulu
atau siapa ayah ibuku
disana aku bisa tersenyum senang
disana aku akan bahagia
dan nanti
aku akan berdamai dengan dunia


Lalu ia berbaring, tersenyum, menutup mata.

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Monday, September 05, 2005

Ask, and it shall be provided to you (or something like that)

Update on my financial state:
1. Amount of money in pocket currently AU$ 0.65 (not enough for anything)
2. Amount of money in withdrawable bank account as of this morning AU$ 1.58 (making it unwithdrawable)
3. Amount of money owing to the very nice people around me about AU$ 25.00 (I don't keep specific count, really)

Update on food stock:
1. Setelah dicek, masih ada 4 bungkus Indomie (Praise Gawd!)
2. Satu bungkus besar Hershey's chocolates (wo-hoo!)
3. Tiga batang Silver Queen.
4. Seperempat kilo beras.
5. Setengah bungkus frozen buncis.
6. Saos" yg mungkin bisa berguna di kemudian hari.
7. Dua sachet kopi ginseng.
8. Satu dus hot chocolate bubuk.
9. Meises Ceres beberapa bungkus.

Sekarang jadi rajin baca newsletter universitas, karena setiap minggu ada laporan dimana aja dan kapan aja ada makanan gratis. Baru aja gue nyomot kue dan kopi gratis, courtesy of "Love your Arse week" di UWA. That's lunch and dinner today. Besok, terpaksa nunggu pulang untuk makan, dan lusa ada free soup! Hehehe... Living on free food and the nice-ness of lovely friends. I feel like a bum... Sekarang yg sangat dikuatirkan adalah uang untuk transport. Ngga ngerti deh gimana cara ke uni kalo udah kaya gini. Minjem duit lagi deh kayanya.

But like I've said before. You won't have to be reduced to begging. Ask, and it shall be provided to you.

|

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

This page is powered by Blogger. Isn't yours?