Posts

Act Five: akan kubalas mengapa...? mengapa kau lempar aku? kau campakkan bagai sepatu balet usang kenapa...? tak cukup baikkah aku? tak cukup sabarkah aku? perih ... perih sekali irisan panjang di lengan pisau di tangan tak sebanding dengan luka hatiku kuingat wajahmu pandangan terakhir saat mereka menendangku keluar seperti aku ini sampah tiada artinya bagimu pelacur! wanita jalang! murahan! kuteriakkan itu, kuteriakkan namamu darah di tangan terus menetes air mata terus mengucur tapi hatiku tak akan sembuh aku benci kamu! aku benci! aku mengerti sekarang ada yang lain di hatimu siapa dia? salah satu dari bajingan yang melemparku? atau dua? tiga? semuanya? pelacur!!! aku ingin mati aku ingin mati Tuhan! Tuhan!!! biarkan aku mati sambar aku dengan petir biarkan neraka menganga di bawah kakiku tidak! tidak ada Tuhan cuma setan setan cantik yang menari aku jatuh ke tangannya tidak ada Tuhan tidak untukku aku ingin mati aku ingin ...
Act Four: Gila? usai sudah pertunjukanmu tirai ditutup dan aku berdiri beranjak keluar dari tempat ini tempat kita bercinta saat kau menari untukku aku ingin melihatmu lagi kulangkahkan kaki ke ruang gantimu berharap melihatmu berharap kau menungguku kubuka pintu ah ... itu dia, duduk disitu kenapa? kenapa kau terkejut? aku? tidakkah kau tahu siapa aku? ini aku! aku cintamu! kau memandangku tadi! kita bercinta! gila? apa maksudmu? ini aku! kekasihmu kau menari untukku tak ingatkah kau sayang? gila? aku tidak gila! kau milikku! berani-beraninya kau usir aku! lepaskan! lepaskan! siapa pria-pria ini sayang? tidak inginkah kau pulang bersamaku? lepaskan aku!!!
Act Three: Dia Melihatku hari ini aku datang lagi penampilan terakhirmu setelah itu... ah ... lupakan yang penting saat ini aku mau memandangmu lagi kau menari seperti kemarin dan aku terpana aku selalu terpana sepintas saja tak sampai sedetik tadi kau melihat kearahku kau memandangku dan aku tergetar wajahku panas, hatiku berdebar kutanya Tuhan inikah rasanya mati? seindah ini? cintaku, cantikku kau melihat aku saat itu, lewat pandanganmu kau katakan padaku aku cinta padaku aku milikmu aku sudah tahu sayang tak perlu kau katakan tanpa gerakan mulut indah tanpa ucapan bibir manis aku tahu...
Act 2: Begitu Indah aku melihatmu lagi hari ini aku melihatmu menari kau bagai... kau seperti... kau seakan... bunga? tidak, bukan bunga bunga pun layu disampingmu lagu? kau bukan lagu tak pantas lagu disamakan denganmu apa? bagaimana? aku tak bisa tak mau menyamakanmu dengan apapun kau begitu indah kau terlalu indah tiada kreasi Tuhan yang pantas menandingimu tak mungkin bila kau menari semua sempurna aku tak butuh dunia hanya duduk disini memandangmu menari dan kulakukan terus setiap hari selama-lamanya hanya itu yang aku perlu hanya memandangmu.
DIARY SEORANG GILA Act 1: Cintaku Menari Lihatlah, lihat! Lihat dia. Ya, betul. Wanita itu. Lihat cintaku menari. Lihat cantikku gemulai. Dia cintaku. Lihat wajahnya senyum di wajah oval riang di mata biru rona di pipi putih angin di rambut coklat Lihat tubuhnya yang indah tangannya yang molek kakinya menari Apa? Kau tadi bilang apa? Oh, ya. Dia kekasihku. Dia milikku. Hanya milikku saja. Wajahnya, tubuhnya, hatinya, milikku saja. Hei! Mengapa kau lihat dia? Pergi! Pergi sana! Dia milikku! Jangan lihat-lihat! Dia menari hanya untukku! Kubunuh kau! Kucungkil matamu! Dia menari hanya untukku!
Gue gapapa koooqq!!! Wakakakakak.....gue jadi kaget. Gue bikin puisi (liat posting sebelum ini) terus kayanya ampir semua yg baca jadi kebingungan. Nih anak kenapa yaa...? Hehehehehe.... Gue jadi seneng. Ternyata banyak juga yak orang yg sayang en peduli amah gue. Wahahahahahah..... Malu neh gue. Heheheheh.... Gue neh gag lagi kenapa". Gue cuma lagi iseng" ajah. Waktu itu gue lagi inget" seseorang (sapa yaaa...?) terus gue tuh pengen ajah bikin puisi soal feeling gue ke dia. Dia seh ga bakal pernah tau en gue juga gag niat kasih tau. Tapi itu udah lewat en gue juga udah bodo amat. Ituh puisi udah ngider" di kepala gue udah lama tapi gue belon sempet nulis. Hehehehehhe.... Emang kayanya gue lagi sedih banget ya? Gue seneng neh! Gue tadi baru ke UWA terus gue ngasih application baru. Gue agak" gondok seh dulu soalnya mereka tuh ternyata NGILANGIN APPLICATION LAMA GUE! Akhirnya dengan berat hati, berat badan dan males"an tapi gag ditunjukin gue ke UWA ...
Kau, yg tak pernah puas aku bingung aku nggak tau kamu mau apa? sebentar kiri aku ikuti lalu kau bilang kanan aku mau kamu senang segala-galanya buat kamu aku mau kamu puas aku jadi puas juga apa saja aku pasti buat kamu bilang loncat aku bikin lebih dari itu aku terbang melayang ke atas kusentuh langit lalu kulihat wajahmu kutunggu pujianmu, puasmu tak kutemukan dan aku jatuh aku mau lihat kamu tersenyum tertawa, bangga katakan pada semua lihat dia dia milikku! aku cinta dia dia membuatku bangga itu, cuma itu yang aku minta buat itu, sekali saja aku akan bahagia mengapa kamu begitu dingin? salami aku senyumi aku lihat aku!!! aku sedang terbang aku melayang aku layang-layang putih yang sudah sobek-sobek aku lelah terbang aku terbang untukmu kau pegang talinya tapi, sekarang aku tau aku kurang indah untukmu tali itu tidak pernah cukup panjang dan terbangku tidak pernah cukup tinggi tidak cukup untukmu pyro